PERBANDINGAN PENGGUNAAN ANTIKOAGULAN ALTERNATIF FILTRAT DAUN SELEDRI (Apium graveolens) dan ANTIKOAGULAN EDTA TERHADAP HITUNG JUMLAH SEL ERITROSIT COMPARISON OF THE USE OF ALTERNATIVE ANTICOAGULANT CELERY LEAF FILTRATES (Apium graveolens) AND EDTA ANTICOAGULANT ON ERYTHROCYTE CELL COUNTS
Contributor: 1. Zulfatul Zahra2. Nurul Amalia
3. Yufitri Rahmatun Syalihah
Program Studi D3 Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains Teknologi, Universitas Borneo Lestari, Kalimantan Selatan,
Volume: 1 No:1 2025
DOD: https://drive.google.com/file/d/1yA4SABw7pacDtY9cX9f5iCtYIhiS87fE/view?usp=drive_link
Abtsract
Eritrosit atau sel darah merah merupakan sel terbanyak di dalam darah, hitung jumlah sel eritrosit merupakan salah satu komponen pemeriksaan hematologi. Seledri (Apium graveolens) juga mengandung tannin, saponin dan flavonoid yang memiliki sifat yangsama dengan antikoagulan. Tujuan untuk mengetahui hitung jumlah sel eritrosit menggunkan antikoagulan alternatif filtrat daun seledri dan antikoagulan EDTA.
Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen (Pre-experimental design) yaitueksperimen terhadap darah yang diberi filtrat daun seledri dan rancangan yang dipakai yaitu post-test only controlled group design. Data yang diperoleh dianalisis secara
statistik menggunakan uji normalitas (Shapiro-Wilk), uji homogenitas (Levene) dan uji independent sample T test dengan tujuan untuk melihat apakah terdapat perbedaan signifikan antara dua kelompok atau populasi. Hasil penelitian ini yaitu pemeriksaan hitung jumlah sel eritrosit menggunakan antikoagulan EDTA sebagai kontrol yaitudiperoleh rata-rata sebesar 3.964.400 sel/mm3 sedangkan pada pemeriksaan hitung jumlah eritrosit menggunakan antikoagulan alternatif filtrat daun seledri diperoleh rata-
rata sebesar 4.076.300 sel/mm3. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil hitung jumlah sel eritrosit menggunakan antikoagulan EDTA (kontrol) dan antikoagulan alternatif filtrat daun seledri sehingga
seledri dapat digunakan sebagai antikoagulan alternatif. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk mengetahui faktor-faktor lainnya dalam hal penggunaan seledri sebagai antikoagulan alternatif.

