Penerapan Kombinasi Big Data dan Internet of Things (IoT) sebagai Smart-Lab Guide dalam Meningkatkan Efektivitas Sistem Manajemen Laboratorium Terpadu Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, & Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga
Contributor: SELMA YASINTA AGASIFAKULTAS ILMU KESEHATAN, KEDOKTERAN, DAN ILMU ALAM UNIVERSITAS AIRLANGGA
Volume: 1 No:1 2025
DOD: https://drive.google.com/file/d/1AggATEmlirvSgoDmAkRaHOCtvnutcJMa/view?usp=drive_link
Abtsract
Big Data dan Internet of Things (IoT) sebagai salah satu aspek penting di era digital 4.0 untuk menyimpan keseluruhan informasi terutama dalam aspek teknologi. Sistem manajemen digital laboratorium dengan prinsip big data dan keamanan Internet of Things (IoT) dapat memberikan banyak manfaat yaitu untuk pencatatan secara terpusat, pelacakan riwayat secara real-time, peningkatan akurasi dan efisiensi data, dan pengurangan kesalahan karena menggunakan pengambilan keputusan berbasis data, serta integrasi
kombinasi big data dengan sistem keamanan IoT untuk mengurangi akan kebocoran data.
Dengan adanya kombinasi dari kedua konsep teknologi ini, bisa memudahkan dalam hal pengambilan keputusan terutama dalam peningkatan efektivitas untuk mengolah data dan informasi yang tersedia melalui sistem dengan tampilan website dibandingkan sistem
manajemen yang manual.
Fitur umum Logbook Otomatis dan Sistem Inventaris Digital Terintegrasi oleh big data dan IoT untuk Penggunaan Alat dan Bahan Laboratorium antara lain: (1) Pencatatan Spesifikasi Data Peralatan (2) Jadwal Perawatan dan Peringatan Alat
Otomatis, (3) Pencatatan Aktivitas Riwayat Penggunaan Alat, dan (4) Penggunaan Stok dan Barcode MSDS dari Bahan Kimia. Metode penelitian ini menggunakan metode studi literatur (library research) untuk mengeksplorasi penerapan aplikasi dari kombinasi Big
Data dan Internet of Things (IoT) dalam laboratorium terpadu FIKKIA Universitas Airlangga.
Permasalahan pokok yang sering dialami analyst maupun laboran yaitu dalam sulitnya mengkoordinasi sistem administrasi untuk laboratorium baik dari pengolahan data maupun praktik untuk kegiatan yang berlangsung ataupun real-time. Oleh karena itu, dapat disimpulkan dengan adanya penerapan kombinasi antara kedua program ini maka akan memudahkan akses penggunaan untuk sistem administrasi yang digunakan dan menjaga keamanan fasilitas untuk laboratorium terpadu.

